SMPN 10 Langsa Gelar Sosialisasi dan Simulasi Mitigasi Bencana Bersama TAGANA Kota Langsa dalam Rangka Menyambut Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB)
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan Kesadaran dan Kesiapsiagaan bencana sejak usia dini, sekaligus memberikan edukasi kepada siswa tentang pentingnya mitigasi bencana serta tindakan yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat. Melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, siswa diajak untuk memahami tahapan mitigasi bencana mulai dari PRA, SAAT KEJADIAN, hingga PASCA BENCANA, termasuk menghadapi bencana gempa bumi, banjir, dan kebakaran.
Dalam sesi simulasi, Tim TAGANA Kota Langsa memberikan demonstrasi langsung mengenai langkah-langkah perlindungan diri saat terjadi gempa bumi. Fasilitator memperagakan cara-cara berlindung yang aman seperti bersembunyi di bawah meja atau kursi, menjauh dari benda-benda berbahaya, serta mencari lokasi yang aman saat gempa berlangsung.
Siswa-siswi juga turut serta mempraktikkan secara langsung langkah-langkah perlindungan tersebut, guna memberikan pemahaman yang lebih nyata dan mudah diingat jika sewaktu-waktu menghadapi situasi darurat.
Kepala SMPN 10 Langsa, Intan Yuliani, S.Pd., M.Pd., yang turut didampingi oleh Ketua Komite Sekolah, Zulkifli, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mengenalkan dan menumbuhkan kepedulian siswa terhadap pentingnya kesiapsiagaan bencana.
“Kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini kepada siswa tentang pentingnya pengetahuan kebencanaan. Dengan edukasi ini, siswa diharapkan mengerti bagaimana melakukan tindakan pencegahan dan penanganan awal saat bencana terjadi, khususnya di lingkungan sekolah,” ujar beliau.
Sementara itu, perwakilan dari TAGANA Kota Langsa, Bapak Syafi’i, juga mengapresiasi antusiasme para siswa selama kegiatan berlangsung.
“Kami sangat senang melihat semangat dan keterlibatan aktif dari siswa-siswi SMPN 10 Langsa. Mereka begitu antusias mengikuti setiap arahan dan simulasi yang kami berikan. Ini menandakan bahwa kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana bisa ditanamkan dengan baik sejak usia sekolah,” ungkapnya.







.jpeg)
