Menjemput Ketentraman dan Menata Langkah: Kegiatan Spiritual Kelas IX Menjelang Ujian Akhir Sekolah

Leggawa
May 02, 2025

 

Menenangkan Jiwa, Menata Langkah Sebelum Ujian Akhir Sekolah

Langsa - 03 Mei 2025

Menjelang pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah, SMP Negeri 10 Langsa mengadakan kegiatan pembinaan spiritual bagi siswa kelas IX. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kesiapan mental, emosional, dan spiritual siswa dalam menghadapi salah satu momen penting dalam perjalanan pendidikan mereka.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Shalat Dhuha dan Shalat Taubat berjamaah yang dipandu oleh Pak Mursyidul Ikhwan, S.Pd.I. Melalui ibadah ini, para siswa diajak untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampun atas segala kekhilafan, dan menenangkan hati sebelum menempuh ujian. Suasana yang khusyuk dan tertib mencerminkan keseriusan siswa dalam mengikuti kegiatan ini.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Hypnoterapi Islami bersama Pak Sari Putra, S.Pd., CH, praktisi hypnotherapy sekaligus guru BK SMPN 10 Langsa. Dalam sesi ini, siswa dibimbing masuk ke kondisi rileks dan fokus, di mana sugesti positif dapat lebih mudah diterima oleh alam bawah sadar. Beberapa hal yang ditekankan dalam sesi ini antara lain:

  • Melepaskan kecemasan dan tekanan menjelang ujian

  • Meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi belajar

  • Memaafkan diri sendiri dan membentuk pikiran positif

  • Menyadari pentingnya ibadah dan kekuatan doa orang tua

  • Menata tujuan dan kesiapan menghadapi masa depan

“Hypnoterapi ini membantu siswa menyerap nilai-nilai positif dari dalam dirinya sendiri, bukan karena paksaan, tapi karena kesadaran. Mereka jadi lebih tenang, lebih fokus, dan siap melangkah,” ungkap Pak Putra.

Kegiatan ini mendapat respons sangat baik dari siswa. Banyak yang mengaku merasa lebih tenang, tidak lagi dibayangi rasa takut, serta lebih yakin menghadapi ujian. Suasana menjadi jauh lebih kondusif dan positif setelah kegiatan berlangsung.

Ibu Intan Yuliani, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala SMP Negeri 10 Langsa, menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap kegiatan ini:

“Kami ingin siswa kami tidak hanya siap secara akademik, tapi juga secara mental dan spiritual. Ujian bukan hanya soal nilai, tapi juga tentang kejujuran, keteguhan hati, dan kesiapan menghadapi kehidupan selanjutnya. Semoga kegiatan ini menjadi bekal yang bermakna bagi mereka.”

Ibu Intan juga berharap kegiatan serupa bisa terus dilanjutkan dan dikembangkan di tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari pembinaan karakter siswa.

Dengan pembinaan yang menyentuh sisi hati dan pikiran ini, siswa SMP Negeri 10 Langsa kini lebih siap menghadapi ujian. Bukan hanya dengan bekal ilmu, tetapi juga dengan ketenangan jiwa dan keyakinan yang kuat.(KR)

Postingan Terbaru